Call of Duty: Modern Warfare 3, Semakin Mendebarkan
CHIP.co.id - Melanjutkan dua seri sebelumnya, game ini mengisahkan perjuangan Kapten Price dan "Soap" McTavish melawan konspirasi teroris yang melibatkan Russia. Jika konspirasi itu tidak dihentikan, akan memicu perang dunia ketiga.
Modern Warfare yang mengambil latarbelakang perang modern terbilang sebagai game sukses yang meramu efek dramatisasi serta jalan cerita yang menarik. Dengan begitu, game ini mampu mengajak pemainnya untuk merasakan emosi dan atmosfir pertempuran yang sedang dijalankan.
![]() |
| Hiruk pikuk kota london pasca serangan bom kimia |
Sebagai kelanjutan dari versi sebelumnya, Modern Warfare 3 (MW 3) masih mempertahankan konsep FPS yang menjadi kekuatan game Call of Duty. Setelah berhasil membunuh Letnan Jenderal Shepherd yang berkhianat di versi sebelumnya (Modern Warfare 2), Kapten John Price dan Nikolai berhasil mengevakuasi Kapten "Soap" MacTavish ke persembunyian Nikolai di Himachal Paresh, India. Masih seperti versi sebelumnya, MW3 masih fokus terhadap karakter Makarrov sebagai penjahat utama. Akibat kelicikannya, dua negara superpower, Amerika Serikat dan Rusia terlibat perang berskala global. Rusia sendiri sebenarnya sudah ingin berdamai, namun Makarrov berhasil mendikte Presiden Rusia dengan menculik anak perempuannya. Makarrov juga terus melanjutkan rencana jahatnya untuk menghancurkan kawasan Eropa. Untuk itu, Anda ditugaskan untuk mengembalikan kedamaian dunia.
Seakan menjadi sebuah tradisi Call of Duty dalam penyampaian cerita, MW3 diangkat dengan berbagai sudut pandang melalui karakter yang berbeda. Berawal dari Frost, seorang anggota Delta Force yang berhasil menangkis invasi Rusia di New York. Ada pula karakter Marcus Burns, seorang Sersan di Special Air Service yang bertugas di London. Selanjutnya, Yuri, seorang mantan anggota Spetsnaz yang bermasalah dengan Makarrov lalu membelot untuk bergabung dengan prajurit yang di pimpin oleh Price dan MacTavish. Terakhir, Andrei Harkov, seorang anggota Pasukan Pengawal Presiden Rusia. Sepanjang permainan, Anda pun akan di dampingi oleh karakter penting, seperti Nikolai dan MacTavish. Puncaknya, Anda akan berkesempatan untuk berperan sebagai karakter legendaris Kapten Price.
![]() |
| Capt Price dan Soap McTavish kembali beraksi |
Gameplay Mode Singleplayer dalam game ini sama seperti versi sebelumnya. Hanya saja, Infinity Ward selaku pengembang game ini mampu meramu setiap berbagai aksi yang menegangkan. Tidak hanya itu, beberapa adegan slow motion yang tersaji di dalam game ini tidak hanya sekali ketika mendobrak pintu, namun juga akan di tampilkan di berbagai aksi lainnya. Contohnya, ketika Anda sedang di dalam pesawat sambil menembaki musuh hingga akhirnya pesawat tersebut jatuh dan hancur berkeping-keping. Contoh lainnya, ketika Anda menyaksikan jatuhnya menara Eiffel tepat didepan mata.
![]() |
| Kehancuran total pun terjadi di Paris dengan jatuhnya menara Eiffel tepat di hadapan anda |
![]() |
| Menembak musuh dari udara tanpa ada yang mengganggu |
Lokasi pertempuran yang disajikan juga tidak membosankan, terlebih dengan kondisi area pertempuran yang sudah porak-poranda akibat kehancuran massal yang disebabkan oleh Makarrov. Awalnya Makarrov menyerbu salah satu desa terpencil di India yang dijadikan sebagai tempat persembunyian MacTavish dan Price. Pertempuran yang tidak kalah sengit juga terjadi di gedung Bursa Saham New York, Amerika Serikat yang menjalar hingga ke negara Sierra Leone dan Somalia di Afrika. Ada pula misi menarik untuk melakukan penyergapan di London dan Paris, misi penyerbuan ke Berlin, Praha, Siberia, dan terakhir penyerangan ke salah satu hotel terkenal di kawasan UEA. Perjalanan mengelilingi dunia itu bukan melalui jalur wisata yang menyenangkan, justru sebaliknya penuh dengan adegan baku tembak yang seru.
Secara visual, game ini masih terlihat sama. Hal ini disebabkan karena MW3 (Modern Warfare 3) masih menggunakan engine yang sama pada MW2 (Modern Warfare 2). Namun demikian, lingkungan permainan tampak mewah dengan berbagai objek yang ada.
![]() |
| Moment terbaik ketika menembaki musuh pada pesawat yang menukik drastis menyebabkan anda melayang |
Permainan yang terdiri dari tiga act ini mungkin terasa pendek. Namun, dengan cerita dan beragam aksi yang dihadirkan, menghadirkan kepuasan tersendiri ketika berhasil menamatkannya. Keunggulan lainnya, game ini juga menyediakan pilihan Mode Spec Ops yang dihadirkan dalam dua opsi, yaitu Survival dan Mission. Kedua opsi ini sama-sama menyediakan 16 misi menantang namun berbeda setiap opsinya. Misalnya, pada opsi Mission ada misi yang meminta Anda mengambil contoh bahan kimia atau menjadi antek Makarrov saat menjalankan misi untuk menculik presiden Rusia di atas pesawat.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar
komentar nya gan ^-^